Perkenalan Saya Dengan Tarot

Perkenalan saya dengan Tarot dimulai akhir tahun 2004.  Saat ini lagi ada “masalah” dan saya ingin “mengintip” masa depan lewat Tarot.  Saya tidak mempunyai pengetahuan apapun tentang Tarot, kecuali Tarot dipakai untuk meramal. Kartu Tarot saya yang pertama adalah Rider-Waite deck yang saya beli di konter sulap di toko buku Gramedia Sudirman Yogyakarta.  Berbekal deck tersebut saya memulai petualangan yang mengasyikkan di dunia Tarot.  Saya mulai mencari resources tentang Tarot di internet dan di buku-buku.  Buku Bunga Rampai Wacana Tarot yang ditulis oleh Ibu Ani Sekarningsih, CTGM adalah satu-satunya buku Tarot yang ditulis orang Indonesia. Deck kedua saya adalah Tarot Wayang yang dibuat oleh Ibu Ani juga. Saya kesulitan belajar lewat Tarot Wayang karena gambar-gambar di deck tersebut tidaklah sekaya Deck Rider-Waite.  Situs internet favorit saya adalah situs Joan Bunning dimana saya bisa download materi pelajaran Tarot.

Tarot adalah seni eksplorasi mengenai masalah-masalah yang kita hadapi sehari-hari. Dari kartu-kartu yang kita tebarkan kita mendapat wawasan lebih dalam tentang diri kita sendiri. Soal ramal-meramal dengan Tarot saya kurang mempercayainya.  Bagaimanapun juga, masa depan kita bukanlah sesuatu yang pasti karena masih tergantung pada apa yang kita lakukan pada saat ini.  Kalau ada teman yang minta diramal, saya jawab: Saya sendiri tidak tahu nanti mau makan apa, apalagi kamu suruh melihat nasibmu yang lebih tidak jelas lagi.

Saya lebih banyak memanfaatkan Tarot untuk keperluan pribadi, dalam arti setiap pagi saya selalu mencabut satu kartu dan mencoba membaca pesan dari kartu tersebut untuk hari itu. Saya sudah banyak terbantu oleh Tarot. Sementara membaca Tarot untuk orang lain lebih saya lihat sebagai kegiatan yang bersifat entertainment yang bertujuan untuk menghibur, walau beberapa orang yang saya baca mengatakan bacaan saya cocok dengan situasi mereka.  Karena tahapan pembelajaran saya, saya belum berani melakukan pembacaan yang “lebih serius”.

Saya masih terus berproses bersama Tarot dan proses saya selama ini dibantu oleh buku-buku, bahan-bahan dari internet, Bu Ani Sekarningsih dengan buku dan milis clubtarot@yahoogroups.com dan Pak Hisjam yang saya temui di FKY awal bulan Juli 2007 di stand Tarotnya.

Advertisements

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s