Kotbah yang Mencerahkan

Karena hujan, seorang laki-laki yang nampak kalut dan bingung lari terbirit-birit mencari tempat berteduh. Dia segera masuk ke halaman gereja dan berteduh di depan pintu gereja. Kebetulan saat itu pendeta di dalam gereja tengah berkotbah. Sambil menunggu hujan reda, laki-laki tersebut mendengarkan kotbah sang pendeta. Ketika kebaktian selesai, laki-laki tersebut segera menemui sang pendeta.

“Terima kasih sekali bapak pendeta. Kotbah bapak benar-benar mengingatkan dan mencerahkan saya.”

“Oh ya?” seru sang pendeta.

“Bagian yang mana ya?” lanjut pendeta, setengahnya penasaran,

“apakah tentang perintah Tuhan jangan membunuh?” pendeta tersebut asal menebak karena penasaran.

“Bukan pak pendeta,” sahut laki-laki itu.

“Apa tentang larangan mencuri?” pendeta tersebut mencoba lagi.

“Bukan itu pak pendeta. Ketika bapak pendeta mengatakan jangan berzinah, nah, pada saat itu pula lah saya teringat di mana payung saya ketinggalan.”

 

Disklaimer:
Kisah ini hanyalah fiktif belaka. Kesamaan nama atau tempat memang disengaja tanpa maksud apapun kecuali untuk memberi efek menghibur.

Advertisements

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s