Siapakah Pencipta Taijiquan?

Ada dua pendapat umum mengenai siapa yang menciptakan Taijiquan. Pendapat yang pertama mengatakan bahwa pencipta Taijiquan adalah Zhang Sanfeng (atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama Thio Sam Hong). Zhang Sanfeng adalah pendiri Wudang, dan menciptakan Taijiquan setelah mendapat inspirasi ketika mengamati pertarungan antara burung bangau dan ular. Zhang Sanfeng hidup di masa akhir dinasti Yuan (1279-1368) dan di awal dinasti Ming (1368-1644). Pendapat kedua mengatakan bahwa Taijiquan diciptakan oleh Chen Wangting (1597-1664) dari keluarga Chen.

Bentuk-bentuk Taijiquan yang ada saat ini bisa dilacak asal-usulnya dari Chenjiagou di distrik Wen, Henan. Namun demikian, dari referensi paling awal mengenai Taijiquan justru tidak berasal dari keluarga Chen. Tulisan Taijiquan Klasik paling awal ditulis oleh Wang Zongyue, yang bukan berasal dari keluarga Chen. Manual tentang Taijiquan paling awal yang bisa diverifikasi secara historis berasal dari Li I-Yu (1832-1892). Li I-Yu belajar Taijiquan dari pamannya Wu Yu Xiang belajar dari Yang Lu Chan, pencipta aliran Yang dan juga belajar dari Chen Ching Ping. Li I-Yu mengkompilasi tiga manual tua dan menuliskan bahwa Taijiquan Klasik tersebut ditulis Wang Zongyue, Wu Yu Xiang dan dirinya sendiri. Di dalam pengantarnya Li-I-Yu mengatakan bahwa Taijiquan diciptakan oleh Zhang Sanfeng, dan Wang Zongyue sangat terampil dalam seni tersebut dan menurunkannya kepada warga di Chenjiagou. Belakangan Li-I-Yu meralat pengantarnya dengan mengatakan bahwa pencipta Taijiquan tidak diketahui. Barangkali ini sebabkan karena ada perbedaan pendapat mengenai asal-usul Taijiquan pada masa itu.

Pendapat bahwa Taijiquan diciptakan oleh Zhang Sanfeng masih menjadi kontroversi bahkan di kalangan sejarawan Taijiquan. Sementara itu pendapat bahwa Chen Wangting menciptakan Taijiquan pertama kali diajukan oleh sejarawan Tang Hao berdasarkan catatan pinggir dalam Manual Keluarga Chen yang ditulis oleh Chen Xin. Namun menurut penelitian pendapat bahwa Taijiquan diciptakan oleh Chen Wangting juga kurang didukung oleh data yang kuat, mengingat bahwa sebelum Chen Wangting sudah ada Wang Zongyue dan Jiang Fa yang bukan bermarga Chen.

Douglas Wile, dalam catatan pengantarnya dalam buku T’ai Chi Touchstones: Yang Family Secret Transmissions, menunjukkan ada dua model konseptualisasi dalam mendekati dan melihat asal usul Taijiquan, yaitu pendekatan mitos dan pendekatan sejarah. Pendekatan yang pertama mempercayai adanya tokoh hebat, seperti Zhang Sanfeng, Chen Wangting atau siapapun yang menciptakan Taijiquan, sementara pendekatan kedua melihat bahwa Taijiquan merupakan proses evolusi kultural yang dilakukan oleh banyak orang.

 

 

Advertisements

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s