Pentingnya Jurus dalam Taijiquan

Ketika orang belajar Taijiquan biasanya tidak lepas dari belajar jurus. Di sasana-sasana yang terbuka untuk umum biasanya orang belajar dengan menirukan mereka yang sudah belajar terlebih dahulu. Pada awalnya terjadi kebingungan, namun lambat laun, asalkan tekun jurus bisa dihapalkan. Namun demikian, hapal jurus bukan berarti bisa menjalankannya dengan benar. Kalau bertemu dengan instruktur yang baik, akan ada petunjuk atau koreksi mengenai bagaimana menjalankan jurus yang benar. Jurus dalam Taijiquan tidak semata-mata rangkaian gerakan menari yang lembut. Jurus semestinya adalah rangkain gerak yang punya maksud dan tujuan.

Menurut Chen Weiming dalam Taijiquan Dawen, dalam sejarah Taijiquan pada mulanya tidak ada jurus berupa rangkaian gerakan sebagaimana yang dikenal orang saat ini. Tadinya gerakan Taijiquan adalah potongan-potongan gerakan lepas. Tidak diketahui secara pasti kapan rangkaian jurus mulai diciptakan, dan Chen Weiming menduga adalah Wang Zongyue yang mulai menyusun urutan gerakan-gerakan tunggal menjadi rangkaian jurus.

Dalam perkembangannya ada banyak jurus dari berbagai aliran Taijiquan, bahkan dalam satu aliran pun ada beberapa jurus yang harus dikuasai. Ini menunjukkan bahwa jurus mempunyai peranan penting dalam penguasaan Taijiquan. Di kelompok-kelompok Taijiquan senam atau Taijiquan taman, jurus merupakan inti dari latihan mereka. Dalam satu sesi latihan yang berdurasi kurang lebih 1 jam, mereka bisa memainkan beberapa jurus, setelah didahului dengan sedikit pemanasan atau peregangan otot. Seringkali mereka menggunakan musik untuk mengiringi jurus yang dimainkan. Banyaknya jurus yang dimainkan merupakan variasi untuk mencegah kebosanan dalam latihan.

Sementara itu, dalam kelompok Taijiquan yang tradisional, porsi melatih gerak dasar lebih besar ketimbang melatih jurus. Jurus, bagi mereka, merupakan hasil dari latihan-latihan dasar. Ibarat membuat mobil, latihan-latihan dasar adalah menyiapkan dan membangun bagian-bagian mobil, sedangkan jurus adalah hasil jadi mobil yang sudah siap digunakan. Dengan demikian, jurus yang dimainkan bukan sekedar tarian, namun rangkaian gerakan yang tiap gerakannya mempunyai maksud dan tujuan. Gerakan jurus dilakukan dengan bertenaga.

Untuk menilai bahwa suatu jurus yang dimainkan seseorang bagus atau tidak, setidaknya ada dua pendapat umum. Pendapat pertama menilai bagusnya suatu permainan jurus dari keindahannya. Langkah yang lebar, tendangan yang tinggi, serta tingkat kesulitan gerakan adalah beberapa hal yang dipakai untuk menilai bagusnya suatu jurus dimainkan. Praktek ini umum ditemui dalam perlombaan jurus Taijiquan. Sedangkan pandangan kedua menekankan pada dipenuhinya prinsip-prinsip Taijiquan seperti apakah kepalanya tegak, gerakannya efisien, serta tidak banyak kembangan. Bisa jadi kedua cara penilaian ini saling bertentangan. Apa yang dipandang indah oleh kelompok pertama dianggap tidak memenuhi kaidah-kaidah Taijiquan yang dituntut oleh kelompok kedua. Sementara apa yang dianggap bagus karena memenuhi prinsip-prinsip Taijiquan oleh kelompok kedua tentunya tidak indah menurut standar kelompok pertama.

Kedua perbedaan cara pandang tersebut biasanya sudah dipahami oleh masing-masing kelompok, karena keduanya mempunyai orientasi yang berbeda. Kelompok pertama biasanya berorientasi kepada Taijiquan untuk kesehatan, sementara kelompok kedua, yang biasanya merupakan aliran tradisional, berorientasi pada Taijiquan untuk keperluan bela diri. Masing-masing mempunyai pasar dan forumnya sendiri-sendiri. Kendati pun demikian, keduanya memiliki kesamaan pandangan bahwa menguasai jurus Taijiquan adalah bagian yang penting dalam latihan mereka.

Advertisements

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s