Beladiri Internal vs Beladiri Eksternal

Dalam khasanah beladiri tradisional Cina ada dua pengelompokan besar yaitu bela diri internal (Neijia) dan bela diri eksternal (Waijia). Taijiquan (selain Taijiquan, Xingyi dan Baguazhang) termasuk dalam kategori bela diri internal, sementara kungfu Shaolin dikategorikan sebagai bela diri eksternal.  Di sini pemisahan antara bela diri internal dan eksternal bukan pada mana yang lebih baik atau lebih unggul.  Pada prakteknya keduanya sama-sama bisa dipakai untuk keperluan beladiri praktis.  Banyak hal yang sudah diketahui tentang beladiri eksternal karena, seperti pada olah raga pada umumnya, beladiri eksternal berfokus pada membangun kekuatan fisik eksternal seperti kekuatan otot dan tulang.  Sementara tidak banyak yang diketahui tentang beladiri internal.  Di sini akan dilihat empat perbedaan antara bela diri internal dan eksternal

 

Sumber filosofi

Beladiri internal bersumber dari filosofi Taoisme yang lahir ribuan tahun yang lalu di Tiongkok.  Tokoh Taoisme yang paling menonjol adalah Laozi. Beladiri internal seperti Taijiquan banyak mengambil atau bahkan merupakan perwujudan dari filosofi Taoisme yang diaplikasikan dalam bela diri.  Sementara itu, bela diri eksternal Shaolin landasan filosofinya berasal dari luar Cina.  Sebagaimana tercatat dalam sejarah, biara Shaolin didirikan oleh Bodidharma atau Damo yang merupakan biksu yang datang dari India.

 

Sumber tenaga

Sumber tenaga yang dipakai dalam beladiri eksternal berasal dari otot dan tulang, sementara dalam beladiri internal sumber tenaga berasal dari persendian (ligamen atau tendon).   Ada juga yang mengatakan bahwa beladiri eksternal menggunakan tenaga luar atau tenaga kasar, sedang beladiri internal menggunakan tenaga halus.  Tenaga halus ini kadang diistilahkan dengan tenaga internal atau Jin. Selain itu juga dikenal energi yang populer disebut dengan Qi, yang merupakan topik yang selalu menarik untuk dibahas. Dalam salah satu syair Klasik Taijiquan dikatakan bahwa Yi (intent/niat) menggerakkan Qi dan Qi menggerakkan badan.

 

Penggunaan tenaga

Dalam beladiri eksternal tenaga yang lebih besar dan lebih kuat karena terlatih akan mengalahkan tenaga yang lebih kecil.  Pada intinya dalam pertarungan bela diri eksternal tenaga akan diadu dan bisa dipastikan bahwa yang lebih kuat, apalagi terlatih, akan mengalahkan yang lebih lemah.  Dalam beladiri internal mengadu tenaga adalah hal yang sangat tidak disarankan dan harus dihindari.  Dalam Taijiquan dikenal istilah “empat tael mengalihkan seribu kati” dalam artian dengan tenaga yang efisien bisa menangkal tenaga yang lebih besar, di mana tenaga serangan yang datang tidak diadu, namun dialihkan ke tempat yang kosong.

 

Metode berlatih

Metode latihan dalam beladiri eksternal difokuskan pada membangun kekuatan fisik dengan melatih otot atau tulang secara umum atau per bagian tubuh, misalya dengan push-up untuk membangun otot lengan sehingga pukulan menjadi kuat.  Sementara itu, beladiri internal tidak melatih kekuatan otot dan tulang secara khusus.  Yang dilatih dalam beladiri internal adalah bagaimana seluruh bagian tubuh menyatu serta terkoordinasi dengan baik dan tetap memiliki keseimbangan ketika bergerak, kaki harus tetap mengakar namun juga lincah, dan bagaimana setiap persendian bisa lentur sehingga tekanan di bagian tubuh mana pun bisa diurai.

Advertisements

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s