Benjamin Pang Jeng Lo dan Lima Prinsip Taijiquan

Benjamin Pang Jeng Lo adalah salah satu murid Zheng Manqing yang paling menonjol.  Ben mulai belajar Taijiquan dengan Zheng Manqing di tahun 1949 di Taiwan.  Pada awalnya dia mencari Profesor Zheng Manqing untuk berobat, dan mulai belajar Taijiquan dengan alasan “untuk membuat tubuhnya lebih kuat sehingga bisa menyerap obat yang diberikan kepadanya.” Ben belajar Taijiquan dengan Zheng Manqing selama 26 tahun hingga akhir hayat sang profesor di tahun 1975.

 

Ben datang ke Amerika Serikat mengajar Taijiquan di tahun 1974, tinggal di San Fransisco dan mendirikan the Universal Association of Tai Chi Chuan, dan sejak saat itu telah melatih ribuan murid, yang banyak di antara mereka telah mendirikan sekolah Taijiquan mereka sendiri.

 

Berkat Ben beberapa buku penting Taijiquan telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, di antaranya adalah:

  • The Essence of Tai Chi Chuan
  • Cheng Tzu’s Thirteen Treatises on Tai Chi Chuan karya Zheng Manqing
  • T’ai Chi Ch’uan Ta Wen: Questions and Answers on T’ai Chi Ch’uan karya Chen Weiming

 

Berikut adalah lima prinsip Taijiquan menurut Ben Lo.

  1. Kendorkan seluruh tubuh (全身放松 – quánshēn fàngsōng)
  2. Pisahkan kosong dan isi (分清虚实 – fēnqīng xūshí)
  3. Putaran dari pinggang (转动在腰 – zhuǎndòng zài yāo)
  4. Tubuh tegak (立身中正 – lìshēn zhōngzhèng)
  5. Tangan wanita cantik (美人手 – měirén shǒu)

 

Karena tidak ada penjelasan mengenai poin-poin tersebut di atas dari tulisan Ben Lo sendiri, penjelasan di bawah ini didasarkan pada sumber-sumber yang sudah dipublikasikan.

 

Kendorkan seluruh tubuh (全身放松 – quánshēn fàngsōng)

Seringkali prinsip ini diterjemahkan sebagai relax atau relaxation sebagaimana banyak ditemui dalam teks-teks berbahasa Inggris yang membahas hal ini.  Terjemahan dalam Bahasa Indonesia barangkali mengambil dari terjemahan Bahasa Inggris di mana Song diterjemahkan menjadi rileks atau relaksasi. Namun terjemahan ini kurang tepat menggambarkan istilah aslinya dalam bahasa Mandarin fangsong (放松) atau sering disingkat menjadi song (松) saja.  Menurut Ben Lo ini merupakan prinsip yang paling sulit. Rileks tidak sama dengan song karena rileks bisa berarti struktur tubuh rusak atau ambruk.  Song adalah seluruh tubuh kendor namun strukturnya tidak rusak.

 

Pisahkan kosong dan isi  (分清虚实 – fēnqīng xūshí)

Secara definisi Taijiquan adalah tinju atau bela diri yang didasarkan atas prinsip Taiji, dan prinsip Taiji itu sendiri adalah Yin Yang atau kosong isi. Konsep Yin Yang itu sendiri adalah bagian dari filosofi Cina yang jauh lebih tua dari Taijiquan. Namun demikian, konsep ini mewujud secara prinsip dan aplikasi dalam Taijiquan.  Pada tingkatan awal belajar Taijiquan, pemisahan kosong isi diwujudkan dalam perpindahan berat badan.  Dalam gerakan jurus Taijiquan, kecuali pada gerakan pembukaan dan penutupan, berat badan selalu ditopang oleh satu kaki, yang merupakan manifestasi dari pemisahan kosong isi.

 

Putaran dari pinggang  (转动在腰 – zhuǎndòng zài yāo)

Tidak bisa disangkal bahwa pinggang mempunyai peranan yang sangat penting dalam Taijiquan.  Dalam Taiji Klasik dikatakan bahwa pinggang adalah panglima, yang maksudnya adalah bahwa pinggang sebagai komando di mana kaki dan tangan tidak bergerak sendiri melainkan mengikuti gerakan pinggang.  Salah satu poin dalam Yang Chengfu’s Ten Essential Points adalah song yao atau pinggang kendor.  Dengan kendornya pinggang, tubuh jadi mudah bergerak dan energi bisa mengalir dengan lancar.

 

Tubuh tegak  (立身中正 – lìshēn zhōngzhèng)

Tubuh tegak artinya bahwa tubuh tidak boleh condong ke depan, ke belakang, atau ke samping, atau ke mana pun.  Tulang ekor dan titik di ubun-ubun harus lurus.  Keadaan seperti ini harus tetap dijaga ketika memainkan jurus Taijiquan, pikiran tenang dan diarahkan ke dalam, dengan demikian kestabilan postur bisa dijaga.

 

Tangan wanita cantik  (美人手 – měirén shǒu)

Bentuk tangan seperti wanita cantik ini merupakan salah satu ciri khas dari Zhengzi Taijiquan atau Taijiquan aliran Zheng Manqing, di mana lengan, telapak tangan, dan jari-jari membentuk garis lurus namun tetap kendor.  Ketika pergelangan tangan ditekuk terjadi ketegangan dan energi yang mengalir hanya sampai di pergelangan tangan. Tujuan pergelangan tangan harus lurus atau dalam posisi mei ren shou adalah untuk mengurangi ketegangan dan agar energi bisa mengalir sampai ke ujung jari.

 

Selain kelima prinsip tersebut di atas, ada satu hal lagi yang perlu diingat yaitu melakukan kelima prinsip tersebut di atas secara bersamaan dan sepanjang waktu.  (五项同时做到 – wǔ xiàng tóngshí zuò dào )

Advertisements

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s