Posts Tagged ‘Tung Ying Chieh’

Ungkapan Pengalaman oleh Dong Ying-jie

March 20, 2017

Terjemahan dari sebuah esei berjudul “Words of Experience” oleh Dong Ying-jie, salah satu murid utama dari Yang Cheng Fu, master generasi ketiga Taijiquan Keluarga Yang.

 

  1. Taijiquan adalah latihan seni bela diri internal. Kekuatan (strength) dihasilkan dalam tulang. Tenaga (power) disimpan dalam otot. Orang tidak perlu memiliki kulit yang keras dan otot yang tebal, namun yang dibutuhkan adalah “qi” yang mengendap dan tulang yang kuat. Karena itu, para pembelajar tidak perlu mengalami patah tulang dan cedera otot, lelah karena meloncat, namun hanya bergerak secara alami untuk mendapatkan tenaga potensial yang asli. Taijiquan adalah latihan untuk membangun power alami.

 

  1. Tiga poin utama: spirit, intensi, dan postur (kemiripan dengan nama-nama gerakan) harus ada di sana. Jika posturnya benar, maka spirit dan intensi di sana, dan kemajuan pesat akan didapatkan. Selain itu, setiap hari akan terasa berbeda. Pembelajar harus berusaha merasakan perbedaannya dengan sadar.

 

  1. Jika postur tidak benar, maka spirit dan intensi tidak ada di sana. Hasilnya akan seperti memasak panci kosong, bahkan setelah berlatih bertahun-tahun tidak akan mendapatkan hasil. Ada guyonan mengatakan bahwa berlatih Taiji selama sepuluh tahun tidak sebagus tiga tahun berlatih kungfu. Karena itu, untuk latihan Taijiquan yang bagus: pertama-tama harus rajin berlatih; dan kedua, perlu punya pemahaman yang baik. Selain itu, hasilnya tergantung pada kecerdasan, namun latihan yang keras bisa mengkompensasi kebodohan. Dengan demikian harus selalu mendorong diri sendiri untuk berlatih dengan keras.

 

  1. Pernafasan selama berlatih – bernafas secara alami. Jangan memaksakan bernafas dalam. Setelah banyak berlatih, Taijiquan Anda akan mencapai titik alami. Pada saat itu, napas secara otomatis  akan menjadi seimbang.

 

  1. Pada awalnya tiga belas gerakan Taijiquan adalah metode membimbing “Qi”. Membimbing berarti mengarahkan sirkulasi “qi” dan darah. Karena itu, ketika Anda menjalankan dengan baik membimbing, “qi” dan darah akan mempunyai keseimbangan yang baik. Semua sakit akan pergi, namun jangan salah memahami metode ini, dan berusaha sangat keras untuk mencapai keseimbangan. Jika Anda berlatih keras dan alami, Anda akan mendapatkannya ketika mencapai kematangan (ketika saatnya tiba).

 

  1. Kendorkan bahu dan jatuhkan siku artinya jangan menahan kekuatan di bahu. Jangan berusaha membuat tangan berat, namun bergeraklah dengan lembut dan ringan.

 

  1. Gantung puncak kepala, dan tarik anus. Untuk mengantung puncak kepala, kepala harus dijaga secara alami. Jika anus ditarik, “qi” akan naik secara otomatis dari sana. Untuk menarik tenaga, dada harus sedikit kosong, namun jangan menahan dada dan membungkuk.

 

  1. Setiap kali berlatih jurus, setidaknya ada tiga hal yang harus dilakukan. Yang pertama adalah mengendorkan otot. Yang kedua adalah mengatur postur. Yang ketiga adalah berkonsentrasi lebih banyak pada intensi dan semangat. Ketika Anda bisa menguasai semua gerakan, maka semangat akan muncul ketika Anda bergerak. Ketika Anda mencapai tahap ini kemajuan Anda akan menjadi lebih baik dan lebih cepat.

 

  1. Merasakan dan mengerti tenaga – Untuk belajar hal ini Anda harus banyak berlatih tuishou, maka Anda akan mendapat manfaat dari menempel (Zhan, Nian, Lian, Sui). Jika Anda tidak punya pasangan berlatih, Anda bisa selalu berlatih jurus dengan rajin, dan selalu menggunakan dua lengan untuk merasakan tenaga. Usahakan untuk membayangkan bahwa musuh sedang menyerang Anda, dan bagaimana cara Anda mengendalikannya. Jika Anda terus berlatih seperti itu dalam waktu yang lama, pasti Anda belajar tenaga juga.

 

  1. Ketika Anda melakukan tuishou, yang paling penting adalah mempelajari rasa tenaga, bukan berusaha menjatuhkan lawan Anda. Berusahalah untuk tidak membiarkan lawan menemukan center Anda, dan selalu kendalikan center lawan.

 

  1. Anda bisa berlatih Taijiquan ketika Anda sedang berjalan, berdiri, duduk, dan berbaring. Metodenya adalah menggunakan pikiran untuk mensirkulasikan “qi”, dan menemukan rasa itu. Contohnya: rasakan perbedaan antara memegang cangkir dengan menggunakan tenaga, dan tanpa tenaga; rasakan perbedaan berjalan dengan langkah berat dan langkah ringan. Ketika Anda sedang berdiri tenang, berusahalah untuk merasakan perbedaan meluruskan kaki, dan menekuk kaki; satu kaki atau dua kaki di tanah.

 

  1. Di tahap-tahap awal berlatih Taijiquan Anda mungkin mengalami pegal-pegal otot, namun jangan kuatir karena ini akan lewat dan Anda akan merasa lebih baik nantinya.

 

  1. Langkah dasar belajar tuishou adalah mengerti tenaga. Ada banyak jenis tenaga yang berbeda seperti: tenaga menempel, tenaga mengikuti, tenaga internal, tenaga menghentikan, tenaga menggosok, tenaga lembut, tenaga mengencang, tenaga menahan, tenaga menyentuh, dan tenaga mendorong. Juga ada jenis tenaga seperti tenaga menembus tulang, tenaga mengguncang, tenaga keras, tenaga mendadak, tenaga sepersepulluh inchi, tenaga tembakan panah, dan tenaga datar. Pada umumnya berbagai tenaga tersebut di atas dipelajari dari rasa yang dibangun selama latihan. Sukar untuk belajar tenaga sendirian, namun lebih mudah dengan dua orang, karena orang hidup. Selain itu, Anda bisa menggunakan perasaan dan penyesuaian sendiri ketika Anda menggunakan tenaga. Tentu saja semua jenis tenaga dipelajari dan ditemukan dari gerakan tubuh. Jika Anda tidak mempunyai pasangan berlatih, Anda bisa belajar tenaga dari udara.

 

  1. Prinsip-prinsip Taijiquan: Akarnya di kaki; disalurkan dari kaki; dikontrol oleh pinggang; dan diekspresikan lewat jari. Ini merupakan prinsip menggunakan tenaga: jangan biarkan lutut melampaui jari kaki; jangan pernah merentangkan tangan melebihi hidung; jangan naikkan melebihi alis; dan jangan menekan ke bawah di bawah ulu hati. Semua ini adalah aturan-aturan tradisional. Jia Anda melanggar aturan-aturan ini, maka tenaganya tidak akan bagus. Variasinya dikendalikan oleh pinggang. Misalnya: Jika Anda mendorong seseorang ke kiri dengan tangan kanan menyamping, dan tangan Anda di atas hidung, maka tenaganya tidak akan ada. Namun jika Anda membiarkan dada kiri ditarik mundur sedikit, dan memutar pinggang Anda ke kiri sedikit, maka tenaganya akan ada di sana lagi. Maka variasi ini ada di dada, dan dikendalikan oleh pinggang, anda akhirnya muncul di jari-jari Anda. Jika seluruh tubuh relaks dan peka, maka tenaga yang kuat akan muncul di jari-jari.

 

  1. Manusia adalah binatang dengan indera. Contohnya: jika saya memukul seseorang dnegan kepalan saya, lawan pasti menggunakan tangannya untuk menangkis, atau menggerakkan tubuhnya untuk menghindari serangan. Ini reaksi alami manusia, namun benda mati akan berbeda. Satu contoh dari hal ini adalah kantung pasir yang digantung. Kantung ini tak bergerak tergantung di sana. Jika Anda memukulnya, kantung itu akan bergerak maju mundur. Cara bergeraknyanya mengikuti alur yang tetap. Jika Anda memukulnya ke kiri, kantung itu akan bergerak kembali ke kanan. Ini reaksi benda mati. Namun manusia berbeda, lawan akan mempunyai berbagai reaksi untuk satu pukulan. Karena itu, seorang petarung punya tiga kata: stabil, akurat, dan ganas. Jika saya tidak punya tiga kualitas ini, saya tidak bisa menggunakan tenaga. Jika saya bisa menggunakan tenaga, maka tenaga tersebut harus kuat. Maka, bagaimana agar bisa stabil, akurat, dan ganas? Pertama, Anda harus memiliki rasa. Kemudian, bagaimana bisa memiliki rasa? Jangan bergerak bila lawan tidak bergerak. Jika lawan bergerak, Anda mengikutinya dan menyelesaikan gerakan tersebut sebelum dia menyelesaikannya. Maka Anda harus bertarung dalam detik itu untuk menyelesaikan gerakan. Dengan demikian Anda tidak akan terkalahkan.

 

  1. Sebelum belajar Taijiquan, Kekuatannya mungkin tumpul. Setelah belajar Taijiquan seluruh tubuh kendor, dan dengan sirkulasi “qi” dan darah yang baik. Tetapi Anda harus membuang semua ketegangan saraf, dan menjaga kekuatan tumpul aslinya. Karena ketika Anda kendor, tenaga tumpul bisa diubah menjadi tenaga sebenarnya. Satu contoh dari kekuatan tumpul adalah apa yang disebut orang-orang sebagai tenaga bahu, karena kekuatannya ditahan di bahu, dan tidak dikendalikan oleh pinggang dan ditunjukkan pda jari-jari. Karena itu, tenaga tumpul adalah modal. Pengendoran adalah Metodenya. Jika Anda tahu metodenya, bahkan modal kecil bisa mencapai kesuksesan besar. Jika Anda tidak tahu metodenya, bahkan dengan modal besar Anda tidak bisa sukses. Itulah sebabnya mengapa jika Anda memahami prinsip Taijiquan, ini akan menguntungkan Anda untuk semua jenis olah raga.

 

Diterjemahkan dari Words of Experience by Tung Ying Chieh

Sumber: http://taichivancouver.com/words-of-experience-by-tung-ying-chieh/

Advertisements